Lumajang (lumajangsatu.com) - Akik Khas Lumajang Black Tiger yang juga disebut Irengan (bulu macan tak bermotif) kini semakin laris. Banyak kolektor dan penghobi batu akik membeli banyak bongkahan untuk dijadikan batu akik.
"Dulu batu akik ini gak laku dijual mas, sekarang harga bongkahan agak besar segempal tangan sudah sampai Rp 200.000-300.000," ujar Sahit salah seorang pencari akik, Selasa (11/08/2015).
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
Warga yang dulunya menyimpan dan dibuang jika menemukan batu tersebut, sekarang mulai dicari kembali untuk dijual. Para pedagang batu Black Tiger juga mulai banyak ditemukan disepanjang jalan Sukosari-Jatiroto dan juga di beberapa penjual akik di kawasan Lumajang.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
"Sekarang sudah banyak yang jual mas, jika dulu orang menemukan batu ini hanya dibuang karena dianggap batu tak laku dijual sekarang dicari lagi," paparnya.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
Akik Black Tiger lokasi penemuannya sama dengan lokasi penemuan akik Bulu Macan yang harganya sudah mencapai puluhan juta rupiah. Bedanya, bulu macan memiliki motif seperti bulu macan, sedangkan Balck Tiger tidak bermotif hanya memiliki warna hitam mengkilat seperti macan kumbang.(Yd/red)
Editor : Redaksi