Jual Elpiji 3 Kg Tanpa Surat Ijin, Warga Jember Dibekuk Polisi di Randuagung

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Satreskrim Polres Lumajang kembali menangkap penjual elpiji bersubsidi 3 kg tanpa dilengkapi dokumen dan surat ijin usaha niaga. Siswanto (31) Warga Karangsono, Kecamatan Bangsalsari-Jember langsung diperiksa oleh pihak kepolisian.

"Kemaren kita kembali tangkap satu orang yang menjual elpiji bersubsidi 3 kg tanpa dilengkapi surat ijin niaga," ujar AKP Heri Sugiono Kasatreskrim Polres Lumajang, Selasa (11/08/2015).

Baca juga: OJK Jember: Ekonomi Sekarkijang Tumbuh Solid, Kredit dan Investasi Meningkat Positif

Polisi langsung mengamankan 1 unit pick up yang digaunakan Siswanto untuk mengankut 100 tabung elpiji 3 kg. Elpiji dibeli Siswanto diwilyah Sumberbaru-jembr dengan harga Rp 13.800, kemudian dijual kewilayah Tujung-Randuagung dengan harga Rp. 14.500.

Baca juga: Gandeng BRIN, Anggota DPR RI Nur Purnamasidi Gelar Bimtek Strategi Media Sosial untuk UMKM di Lumajang

"Barangnya dibeli dari wilayah Jember kemudian dijual ke wilayah Lumajang dengan selisih harga sekitar 600 rupiah," paparnya.

Baca juga: Nilai Manfaat PIP Dinilai Tak Relevan, Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Naikkan Indeks Bantuan

Siswanto diduga melanggar ketentuan melakukan pengangkutan dan kegiatan Niaga tanpa dilengkapi dgn surat izin pengangkutan dan surat izin Niaga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 huruf b UU RI No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Akibatnya, Siswanto terancam pidana penjara selama 4 tahun jo Pasal 53 huruf d UU RI No 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman pidana penjara selama 3 tahun.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru