Lumajang(lumajangsatu.com)- Kabar hilangnya Daniel Saroha pendaki asal Bogr Jawa Barat mendapat perhatian serius dari pihak TNBTS, Pasalnya jalur pendakian Gunung tertinggi di pulau jawa itu resmi ditutup guna kepentingan pencarian korban hilang, Rabu (12/08/2015).
"Pagi tadi kami telah menurunkan tim kedua untuk mencari tim utama yang berangkat kemarin mas, sementara untuk pendakian ya ditutup dulu untuk sementara," ujar Ahmat Susjoto Kepala Bidang II TNBTS Lumajang.
Baca juga: Kukuhkan 6 Bidang Kepengurusan, GP Ansor Lumajang Usung Visi Bergerak dan Berdampak
Penutupan jalur pendakian tersebut untuk mempermudah tim untuk mencari jejak korban yang menghilang. Selain tim kedua yang diterjunkan akan fokus mencari jejak korban di sekitar blank 75.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Pengawasan TMMD ke-129, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
"Ada indikasi jika korban ini tersesat ke Blank 75, makanya tim saat ini fokus mencari korban hilang disekitar jurang angker tersebut," tambahnya.
Sementara ratusan calon pendaki dari berbagai wilayah di Indonesia terpaksa harus mengurungkan niatnya untuk naik ke puncak gunung semeru.
Sebagian dari mereka memutuskan untuk ngecamp di sekitar Ranupane dan Ranuregulo, dari pada harus baik ke rumah. "Sebenarnya sih kecewa, tapi mau gimana lagi ya kita ngecamp disini aja dah," ujar Riski salah satu pendaki asal Malang. (Mad/red)
Editor : Redaksi