Inilah Kronologis Petaka Semeru Yang Membuat Dania Pendaki Cantik Asal Sukabumi Meninggal

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Jelang peringatan hari kemerdekaan RI ke-70 pandakian ke gunung Semeru-Lumajang dirundung musibah. Satu pendaki meninggal, 2 patah tulang dan satu pendaki tersesat selama 3 hari, namun berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

"Ada 2 korban patah tulang mas, 1 meninggal dan satu tersesat namun berhasil ditemukan dengan selamat," ujar Ayu Dewi Utari kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kepada lumajangsatu.com, Jum'at (14/08/2015).

Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029

Musibah datang ketika ada sebongkah batu besar seukuran kambing (80 cm) jatuh dari atas puncak Semeru. Batu tersebut kemudian menimpa beberapa pendaki dari rombongan berbeda.

Baca juga: Charles Meikyansah Dorong Pelibatan Guru Ngaji dalam Menyukseskan Program Keluarga Berencana dan Pencegahan Stunting

"Ada batu besar jatuh dari atas sekitar 200 meter, pertama menimpa Siti patah lengan, kemudian menimpa Rendika patah tulang kaki dan terakhir menimpa Dania," ujar Ayu.

Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP

Dania, pendaki cantik asal Sukabumi langsung meninggal karena batu besar yang jatuh mengahantam kepala bagian belakang korban. "Yang menyebakan Dania meninggal karena batu itu menghantam kepala bagian belakang korban mas," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru