Lumajang(lumajangsatu.com) - Penggunaan nama "TUHAN", ternyata tidak hanya terjadi di warga di Banyuwangi. Di Lumajang, ada Nama Tuhan yakni warga Dusun Gentengan RT 06/ RW 07 Desa Condro Kecamatan Pasirian.
Pemilik nama Tuhan mengaku, namanya diberikan oleh kedua orang tuanya. Bahkan, dirinya tak menyangka nama Tuhan di permasalahan dan diramaikan di media massa.
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
"Kalau saya sih, biasa saja," saat dihubungi wartawan.
Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting
Nama Tuhan juga ada di KTP dan di Katu Keluarga (KK). Tuhan juga memiliki dua orang anak dan sudah memiliki satu cucu. "Anak pertama saya sudah menikah dan yang kedua masih belum," jelansya.
Tuhan asal Desa Condro Kecamatan pasirian memiliki pekerjaan sebagai pembuat batu bata merah. "Ya kerja batu bata mas," terang suami dari Ayem(49).
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tidak mengetahui mengenai ada warga Lumajang ada yang menggunakan nama dengan kata "TUHAN". "Saya tidak tahu mas," ungkap Sekretaris Dispenduk Capil, Edy Hozaini saat dihubungi wartawan. (ls/red)
Editor : Redaksi