Grup Facebookers TA-AL Santuni Mbok To, Nenek Hidup Sebatang Kara di Areal Pemakaman Padang

lumajangsatu.com

Lumajang(lumajangsatu.com) - Komunitas anak muda yang tergabung dalam Tongkrongan Arek-Arek Lumajang (TA-AL) melakukan aksi penduli terhadap seorang nenek yang hidup sebatang kara di areal kuburan Desa/Kecamatan Padang. Mbok To, sosok warga yang hidup diatas tanah wakaf kuburan sendirian menarik kepedulian anggota TAAL.

Koordinator TA-AL, Taufiq Adelia Chibby mengaku, para member TA-AL tergugah untuk memberikan bantuan ke Mbok To yang hidup sendirian. Bahkan, untuk memenuhui kebutuhan hidupnya, Mbok To menunggu uluran tangan dermawan atau yang ziarah ke kuburan Desa itu.

Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader

"Kasihan, Mbok To hidup sebatang kara, jauh dari sanak familynya," ungkapnya.

Baca juga: Guru MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Lumajang Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cum Laude di UIN Sunan Ampel

TA-AL yang tergugah dengan kehidupan dari nenek tua di Padang itu, mengunjung kerumahnya. Para member TA'AL memberikan bantuan dana sosial yang digalangnya diwilayah Kecamatan Padang.

Baca juga: Segoro Topeng Kaliwungu Guncang Pantai Watu Pecak, Investasi Budaya Lumajang Sekaligus Dongkrak Ekonomi UMKM

"Kita lakukan di Padang, agar masyarakat disana peduli terhadap hidup Mbok To, biar ada yang ngirimi makanan atau lainya," jelasnya.(ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru