Lumajang(lumajangsatu.com) - Puluhan aktivis yang tergabung dari sejumlah organisasi kemahasiswa, pemuda dan masyarakat mengatasnamakan Alian Damai Untuk Lumajang (ADIL) mengelar aksi di Mapolres Lumajang, Selasa(29/9) siang. Aktivis mendesak Kapolres untuk segera menangkap aktor intelektual dibalik pembunuhan Salim Kancil dan Penganiayaan Tosan aktivis tolak tambang illegal di Selok Awar-awar.
"Kami sangat mendesak Kapolres untuk mengungkap aktor intelektual," terangnya.
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
Aksi perwakilan aktivis langsung mendapat perhatian dari Kapolres, AKBP Fadly Munzir Ismail dengan menemui pendemo. Fadly berjanji akan segera mengungkap siapa aktor intelektual aksi kekerasan dan pembunuhan di Selok Awar-awar.
Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting
"Kami mohon dukungan rekan-rekan aktivi, agar aktor intelektual segera terungkap dan tertangkap," jelas Kapolres.
Aksi aktivis dimulai dari Tugu Adipura berjalan kaki ke Mapolres.(ls/yd/red)
Editor : Redaksi