Lumajang(lumajangsatu.com) - Polres Lumajang menggelar rekontruksi pembunuh terhadap Salim Kancil di Stadion Semeru secara tertutup, Selasa(29/9). Hal ini dilakukan untuk mempercepat penyidikan yang diback up oleh Polda Jawa Timur.
Wakapolres Lumajang, Kompol Iswahab mengaku, rekontruksi pembunuhan sebagai langkah mempercepat dan mengetahui peran masing-masing tersangka. Mengenai rekan jurnalis dilarang, karena ini kepentingan penyidikan.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
"Langkah ini diambil langkah sesuai prosedur penyidikan yang dimita Polda," terangnya.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Selain penyidikan secara wawancara langsung dan konfrontir antar tersangka. Polisi juga butuh rekontruksi keterlibatan 22 tersangka. "Kita ingin mengetahui peran siapa yang menyuruh, memukul dan lainya," ungkapnya.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Polres masih terus memburu dan mengungkap aktor intelektual, karena tindakan penganiayaan ada di Balai Desa Selok Awar-awar.(ls/red)
Editor : Redaksi