Prihatin Akan Musibah Tewasnya Salim Kancil, Anggota DPRI-RI Ucapkan Bela Sungkawa

lumajangsatu.com

Lumajang(lumajangsatu.com)- Meninggal Salim Kancil ditangan Tim 12 Penambang Illegal beberapa hari yang lalu terus menuai empati dari berbagai element, Saiful Bahri Ansori (SBA) Anggota DPR-RI FRaksi PKB misalnya mengutus staf khusus untuk mendatangi rumah salim dan memberikan perlengkapan alat tulis sekolah serta tabungan untuk anak bungusu sang aktivis.

Kedatangan staf khusus ini tak lain sebagai bentuk keprihatianan, serta memberikan dukungan moral agar anak terakhirnya yang baru kelas 5 SD tidak berhenti sekolah akibat kejadian na'as yang menimpa ayahnya.

Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029

"Ya kami sengaja diutus oleh pak SBA untuk mengucapkan bela sungkawa, serta memberikan dukungan agar anak bungsunnya ini dapat melanjutkan sekolahnya," ungkap Abdul Muis, Ketua Staf Khusus SBA saat ditanya wartawan.

Baca juga: Charles Meikyansah Dorong Pelibatan Guru Ngaji dalam Menyukseskan Program Keluarga Berencana dan Pencegahan Stunting

Sementara istri korban salim mengaku senang dan berterima kasih atas kepedulian seluruh element yang selama ini telah memberikan dukungan moral maupun material kepadanya.

"Ya terima kasih banyak kepada semuanya, termasuk yang datang ini," ungkap Tijah sang istri salim.

Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP

Selain memberikan bantuan peralatan sekolah kepada sang anak alm salim kancil, kedatangannya ini juga sebagai bentuk keprihatinan akan dampak kerususakan alam yang diakibatkan oleh penambangan illegal tersebut. (Mad/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru