Lumajang (lumajangsatu.com) - Bupati Lumajang, As'at Malik bersama-sama sejumlah akltivis mahasiswa, pemuda dan masyarakat akan meminta Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menghentikan tambang pasir pesisir dan daerah aliran gunung Semeru.
Belasan aktivis sudah masuk di Bakesbangpol untuk ikut serta dan berangkat bersama dengan Bupati dari Kantor Pemkab atau Pendopo Kabupaten. "Besok berangkat," kata Rasmin, Kabid Linmas Bakesbangpol, Kamis(01/10),
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
Bupati mengajak aktivis ke Surabaya menemui Gubernur di Grahadi sebagai janjinya untuk bersama-sama menolak pertambangan di Lumajang. Pasalnya, akibat adanya pertambangan di pesisir dan juga di Daerah Aliran Sungai menyebabkan konflik horizontal dan terbunuhnya seorang aktivis.
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
"Besok pagi, berangkat dan bertemu disana menghadap bersama-sama," jelasnya.(ls/red)
Editor : Redaksi