Lumajang (lumajangsatu.com) - Pasca Polres Lumajang mengobrak-abrik tambang pasir illegal, puluhan truck tronton ngandan di lokasi pengepokan. Puluhan truck tronton parkir dipinggir jalan, mulai Sumbersuko, Tempeh hingga pasirian.
Dari panatauan lumajangsatu.com, tidak terlihat sama sekali aktivitas truck tronton mengangkut pasir menuju arah utara. Di beberapa pengepokan nampak terlihat puluhan truck tronton parkir dan tertata rapi.
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
"Udah beberapa hari ini saya lihat truck-truck pengangkut pasir itu ngandang mas, tidak ada aktivitas sama sekali," ujar Mahmud warga yang sering melintas di jalan Pasirian-Lumajang, Sabtu (03/10/2015).
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
Sebelumnya, Polres Lumajang melakukan razia terhadap pertambangan pasir illegal pasca insiden berdarah dibinuhnya Saliam Kancil. Kuatnya desakan publik, akhirnya ditindaklanjuti polisi dengan melakukan penertiban dan mengangkut sejumlah alat berat dan truck pengangkut pasir.(Yd/red)
Editor : Redaksi