Lumajang(lumajangsatu.com) - Para pengguna jalan Lumajang-Probolinggo dalam 2 minggu terakhir sangat senang tidak beroperasinya truk-truk pengangkut pasir. Pasalnya, jalanan menadi lenggang dan tidak ada kemacetan.
"Alhamdulillah, Lumajang Probolinggo bisa ditempuh 45 menit," ungkap Samad, warga Desa Jorongan Probolinggo.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
"Kalau tidak ada truk pasir, jam masuk bus dari terminal ke terminal on time," Jelas Samsul, sopir Bus Patas Mila.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
"Enak kalau gak ada truk pasir, berangkat sekolah lancar dan gak khawatir kecelakaan dan macet,' jelas Rohim, pelajar SMA Swasta asal Ranuyoso.
Kenyamanan para pengguna lali Lumajang-Probolinggo juga diamini para pekerja antara kota. Sejumlah pengemudi pick up untuk jasa antar barang Surabaya-Jember bisa tepat waktu. Kemacetan hanya pagi hari di 2 pasar di Ranuyoso.
Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor
"Semoga, dengan adanya regulasi baru soal truk pasir, tidak menjadi biang kemacetan di Lumajang-Probolinggo, apalagi jalanya sempit, tidak seperti Pasuruan-Probolinggo," jelas Yudi, sopir truk Indomaret.(ls/red)
Editor : Redaksi