Lumajang(lumajangsatu.com) - Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansyah sangat perhatian dengan kasus pembunuan terhadap aktivis tolak tambang illegal. Perempuan yang juga ketua Muslimat Pusat ini, mengunjung rumah Almarhum Salim Kancil bertemu dengan istrinya dan anaknya.
Khofifah langsung memberikan bantuan dana sebesar Rp. 15 juta dan sejumlah perlengkapan rumah tangga. "Semoga bantuan ini bermanfaat, saya harap anak Salim Kancil, Dio sekolah lebih tinggi," ungkapnya.
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
usai mengunjung Salim Kancil, Khofifah meluncur ke rumah Tosan, salah satu saksi kunci yang juga korban penganiayaan Tim 12 yang membunuh Salim. Khofifah disambut oleh Tosan dengan penuh canda dan tawa.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
"Bagaimana kesehatanya pak Tosan," sapa perempuan murah senyum itu.
"ALhamdulillah baik bu, resepnya Galian Cinta," ungkap tosan disambut tawa oleh warga yang berkerumun di rumah Tosan.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
Khofifah datang ke dua aktivis tolak tambang sebagai bentuk support, karena membela hal yang benar dan membantu pemerintah dalam pembangunan khususnya ancaman tambang liar illegal yang merugikan negara.(ls/red)
Editor : Redaksi