Lumajang(lumajangsatu.com)- Meluasnya kebakaran yang tidak hanya membakar semak-semak di jalur pendakian namun juga mulai merangsek ke hutan pinus dekat perkampungan warga membuat petugas dai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kesulitan.
"Selain terjalnya medan, anginnya juga terus membesar mas sehingga menyulitkan kita untuk memadamkannya," ungkap Tuangkat salah satu staf Pos Ranupani saat ditanya lumajangsatu.com.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
Selain itu, personil TNI yang dikerahkan pun juga harus ekstra berhati-hati, sebab jika salah jalan bisa-bisa petugas terjatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 15 meter.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
"Yang jelas kita harus berhati-hati mas, sebab lokasinya berbeda yang ini lebih terjal," ujar Kapten Infantri Abdul Muntholib.
Meski sempat kesulitan, namun satu persatu titik api berhasil dipadamkan petugas, meski begitu pihaknya akan terus melakukan pemantauan sebab musim kemarau masih belum juga usai.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Sementara pendaki yanng masih berada di atas gunung, saat ini sudah dalam proses evakuasi, diperkirakan sore ini seluruh pendaki gunung tertinggi dipulau jawa sampai di posranupani, sehingga tidak ada lagi pendaki yang terjebak kebakaran. (Mad/red)
Editor : Redaksi