Lumajang (lumajangsatu.com) - Kawasan pendakian gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur beberapa waktu lalu terbakar. Pendakian kemudian ditutup total agar memudahkan dilakukan pemadaman dan menghindari terjadinya korban jiwa.
Meski sudah padam total, namun Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) belum memastikan waktu untuk pendakin Semeru kembali dibuka. TNBTS juga belum melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk menentukan waktu pendakian Semeru dibuka.
Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029
"Belum mas, kita belum berkoordinasi dengan para pihak untuk kembali membuka jalur pendakian," ujar Ayu Dewi Utari kepada TNBTS kepada lumajangsatu.com, Kamis (12/11/2015).
Dalam insiden kebakaran tersebut, ada sekitar 30 hektar lahan di blok watu rejeng dan landengan dawa yang hangus terbakar. Banyak tanaman langka yang ikut terbakar, namun beruntung tidak ditemukan bangkai binantang yang mati karena hangus terbakar.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
Seperti kebiasaannya, untuk mengembalikan ekosistem flora dan fauna Semeru, pendakian selama musim penghujan ditutup total. Setelah ditutup hampir 3 bulan lebih, biasanya pendakian kembali dibuka untuk umum.(Yd/red)
Editor : Redaksi