Lumajang (lumajangsatu.com) - Pansus Pertambangan serius melakukan sidak tambang pasir di Lumajang. Usai mengunjugi titik lokasi tambang yang rusak, tambang yang masih beropersi, pansus juga melakukan sidak stockpile atau tempat pengepokan pasir.
Satu persatu stockpile didatang oleh rombongan pansus pertambangan DPRD. Pansus juga menyisir lokasi tambang mulai desa Sumberwuluh, desa Bades, Bago hingga Selok Awar-awar.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Di desa Condro Kecamatan Pasirian pansus menemukan banyak pengepokan yang kosong, baik dengan pasir maupuan armada pengangkutnya. Namun, saat malam hari pansus menemukan lokasi pengepokan yang kosong sudah berisi truck pengangkut pasir.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
"Tadi siang sidak ke penampungan pasir di Condro, kosong tidak ada penumpukan pasir, namun malam ini sudah penuh dengan pasir dan ada 4 truck yang siap mengangkut pasir," ujar Thoriqul Haq MML anggota pansus yang melakukan sidak malam hari, Selasa (24/11/2015).
Dilokasi tersebut juga ada banner yang bertuliskan stokpile pasir khusus untuk proyek pemerintah APBD TK 1 Provinsi Jawa Timur milik Kopasdal. Ada dua PT dan satu CV yang bekerjasama dengan Kopasdal dalam melakukan pengangkutan pasir Lumajang.
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
"Ini akan kita kaji dan menjadi temuan pansus untuk kemudian kita akan buat rekomendasi terkait dengan temuan tersebut," pungkas politisi PKB asal Kunir-Lumajang itu.(Yd/red)
Editor : Redaksi