Lumajang(lumajangsatu.com) - Kemeriahan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke 760 tahun menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat. Terbukti, puluhan ribu masyarakat tumplek blek di jalur Karnaval mulai Alun-alun Kota - Adipura - Panglima Sudirman-Ahmad Yani hingga Stadion Semeru timur, Sabtu(19/12) siang.
Pantauan lumajangsatu.com, masyarakat sudah menyemut sejak Sabtu siang, mulai anak-anak, ibu-ibu dan anak muda. Bahkan, saking banyaknya masyarakat yang ingin melihat lebih dekat dengan peserta karnaval hingga penuh sesak di jalannan.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Akibatnya, petugas keamanan dari unsur Satpol PP, Dishub, Kepolisian dan TNI kalang kabut. Pasalnya, jalur karnaval dengan membludaknya penoton menjadi sempit.
Sehingga peserta kesulitan dalam menampilkan kreasi terbaiknya.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
"Kalau gak lebih deket, mana bisa lihat tarian dan dandanan peserta," ujar Sanusi.
Kasi Ops Satpol PP, Mr. BIG mengaku sangat sulit mengatur karena masyarakat sangat banyak memenuhi jalan. Apalagi, saling dorong ke depan, sehingga membuat jalannan jadi sempit. "Kita terus berusaha agar peserta bisa dengan baik memperagakan tariannya," ungkapnya.(ls/red)
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
Editor : Redaksi