Lumajang(lumajangsatu.com) - Event Loemadjang Djaman Doeloe ternyata sudah menjadi agenda akhir pekan masyarakat Lumajang, khususnya anak muda dan warga perantauan. Bahkan, sejumlah anak muda Lumajang yang kuliar dan kerja di luar kota harus mudik di akhir pekan, meski belum libur akhir tahun.
"Jujur mas, saya sama anak dan istri dari Surabaya ingin merasakan kampung Lumajang dulu di Loemadjang Djadoel," ungkap Iwan Hariyanto pegawai Bank Swatas di Surabaya asal Lumajang itu.
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Ikuti Sekarkijang QRIS Run 5K, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Penguatan UMKM Lokal
"Saya kuliah di Malang, penasaran aja dengan Loemadjang Djadoel," ungkap Budi Hartanto, Mahasiswa Unmuh Malang asal Pasirian.
"Saya sama pacar ingin menikmati suasa desa Lumajang dulu, pas akhir pekan" jelas Samsi, pemuda asal Sukodono bersama kekasihnya.
Baca juga: MTs Miftahul Ulum 2 Serahkan Buku Karya Guru dan Siswa ke Kemenag Lumajang
Banyak pengunjung yang menggunakan moment untuk foto di rumah Loemadjang Djaman Doeloe untuk jadi koleksi pribadi. Bahkan, para pendesai dan pembuat arsitektur rumah kuno, dengan ramah mempersilakan.
"Kita tak mau melarang, karena ini untuk masyarakat Lumajang dan pengunjung dari mana-pun berasal," ungkap Sekcam Senduro.
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Dorong Optimalisasi Wisata Selokambang, Genjot PAD dan Ekonomi Warga
Sejumlah anak muda mengabadikan moment bersama kekasihnya dengan foto bergantian. Bahkan, ada yang minta difotokan saat berada dirumah nuasana kuno bersama pasar.
"Asyik mas, moment langka ini,"jelas Andreas, pemuda asal Malang yang punya kekasih dari Lumajang.(ls/red)
Editor : Redaksi