Lumajang(lumajangsatu.com) - Pendakian ke Gunung Tertinggi di pulau Jawa "Semeru" kembali ditutup total oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Senin(04/01). Dikarenakan, cuaca buruk menyebabkan badai.
Kepala TNBS, Ayu Dewi Utari mengatakan, penutupan ini sudah menjadi rutinitas saat pendakian diakhir tahun. Sehingga, pengembalian ekosistem harus dilakukan, karena Semeru adalah hutan alami dan penyangga pulau Jawa.
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
"Semeru khan habis kebakaran, sehingga dimusim penghujan rawan longsor dan pohon tumbang," ungkapnya.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
TNBTS adalah pengelola kawasan Gunung Semeru, Bromo dan kawasan Tengger. Karena TNBTS adalah kawasan untuk bisa menyupli oksigen bagi kehidupan sekitarnya.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Kita tutup sampai waktu belum ditentukan." ungkapnya.(ls/red)
Editor : Redaksi