Tak Dirawat, Gamelan di Pendopo Pemkab Lumajang Rusak dan Muspro

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Keberadaan alat musik di Pendopo Pemkab Lumajang menjadi disoroti aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kabupaten Lumajang. Pasalnya, keberadaan gamelan yang diterlantarkan amat disayangkan.

"Eman sekali mas, gamelan ini tidak dirawat sehingga rusak dan terkesan terbengkalai," ujar Muhammad Hariyadi ketua umum PMII Lumajang, Senin (04/01/2016).

Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Hadiri Pelantikan PPDI, Perangkat Desa Diajak Jadi Pelopor Pelayanan yang Melayani dan Berintegritas

Seharusnya, keberadaan gamelan itu bisa dimanfaatn dengan ditampilkan setia minggu atau minimal setiap bulan. Sehingga, gamelan yang harganya pasti ratusan juta itu tidak rusak dan tidak ada manfaatnya alias muspro.

Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Santri Diajak Jadi Penggerak Ekonomi dan Penjaga NKRI

"Seharusnya digunakan lah, jika tidak digunakan bisa dihibahkan kepada pada para seniman di Lumajang," terangnya.

Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pengukuhan Pengurus HKTI 2026–2031, Pemuda Didorong Jadi Pahlawan Pangan Masa Depan

Dari pantauan lumajangsatu.com, kondisi gamelan sangat menyedihkan. Banyak debu, ada yang sudah bolong dan juga sudah ada yang hilang sebagian dari gamelan tersebut.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru