Lumajang(lumajangsatu.com)- Arzeta Putri Maharani (13) seorang gadis belia yang dikabarkan menghilang pada kamis pagi (07/01) kemarin akhirnya berhasil ditemukan dirumah neneknya di Desa Bodang Kecamatan Padang Lumajang.
Pengakuan Arzeta, ia sengaja kabur dari rumahnya karena sudah lama gelisah sering dimarahi oleh sang ibu, Jumati. "Saya gak diculik kok mas, tapi sengaja kabur karena ibu saya sering marah-marah pada saya," ucap Arzeta saat ditanya lumajangsatu.com, Jumat (08/01/16).
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Bacakan Teks Proklamasi di Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Hal senada juga diungkapkan oleh Kapolsek Senduro, pasalnya setelah melakukan introgasi pada Arzeta pihaknya menyimpulkan jika kabar hilangnya Arzeta ini murni persoalan internal rumah tangga.
Baca juga: Kukuhkan 6 Bidang Kepengurusan, GP Ansor Lumajang Usung Visi Bergerak dan Berdampak
"Sebenarnya bukan diculik mas, anaknya yang melarikan diri, yang mencukit jendelanya itupun juga anaknya sendiri," ungkap AKP Bunamin, Kapolsek Senduro saat dikonfirmasi lumajangsatu.com via ponsel.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Pengawasan TMMD ke-129, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Peristiwa ini tentu harus menjadi bahan pelajaran bagi seluruh orang tua dengan memberikan kasih sayang yang cukup tanpa harus secara ters menerus mengekang apalagi memarahi sang anak. (Mad/red)
Editor : Redaksi