Lumajang (lumajangsatu.com) - Pasca teror teror di Sarina Jakarta ramai hasatag #kamitidaktakut. Bahkan, hastag itu menjadi terpopuler dan menyebar hingga penjuru dunia.
Hastag #kamitidaktakut juga sampai di Lumajang. Namun, akun facebook Picseso Lumajang memelesetkan hastag tersebut dengan menyebut bahwa warga Lumajang tidak takut teroris, namun takut begal yang bawa bondet.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
"Kami tidak takut isis bawa bom, kami takut begal bawa bondet," tulis akun facebook Picseso Lumajang," Sabtu (16/01/2016).
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Maklum, di Lumajang tidak ada aksi teror bom yang dilakukan oleh kelompok teroris isis. Namun, di Lumajang ramai dengan aksi pembegalan dan juga pembunuhan dengan menggunkan bondet.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Bahkan, aksi pembegalan sudah masuk di kawasan kota Lumajang. Terakhir, warga Lumajang dikejutkan dengan pembunuhan di desa Banyuputih Kidul dengan menggunakan bondet atau bom ikan.(Yd/red)
Editor : Redaksi