Lumajang (lumajangsatu.com) - Pasca teror teror di Sarina Jakarta ramai hasatag #kamitidaktakut. Bahkan, hastag itu menjadi terpopuler dan menyebar hingga penjuru dunia.
Hastag #kamitidaktakut juga sampai di Lumajang. Namun, akun facebook Picseso Lumajang memelesetkan hastag tersebut dengan menyebut bahwa warga Lumajang tidak takut teroris, namun takut begal yang bawa bondet.
Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik
"Kami tidak takut isis bawa bom, kami takut begal bawa bondet," tulis akun facebook Picseso Lumajang," Sabtu (16/01/2016).
Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader
Maklum, di Lumajang tidak ada aksi teror bom yang dilakukan oleh kelompok teroris isis. Namun, di Lumajang ramai dengan aksi pembegalan dan juga pembunuhan dengan menggunkan bondet.
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Pantau Perbaikan Jalan Ranubedali–Tegalsono dan Wonoayu–Wates Wetan
Bahkan, aksi pembegalan sudah masuk di kawasan kota Lumajang. Terakhir, warga Lumajang dikejutkan dengan pembunuhan di desa Banyuputih Kidul dengan menggunakan bondet atau bom ikan.(Yd/red)
Editor : Redaksi