Lumajang(lumajangsatu.com)- Kenaikan harga daging dipasaran tak hanya berakibat pada penurunan omset pedagang daging, namun sejumlah pedagang daging ayam dan sapi di Pasar Induk Lumajang kerap diprotes konsumen lantaran kenaikan semakin tinggi.
"Bukan satu dua kali mas, tapi sudah beberapa kali ditanya kok harganya naik terus," ungkap Umi, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Induk Lumajang saat diwawancara lumajangsatu.com, Senin (25/01/16).
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
Jika sebelumnya harga daging sapi paling mahal hanya Rp.95.000/Kg, namun kini tembus Rp.105.000/Kg untuk kualitas bagus, sementara untuk kualitas sedang kini Rp.95.000/Kg dari harga sebelumnya yang hanya Rp.85.000/Kg.
"Saya sesuainya dengan harga kulakan saya mas biar gak rugi, Yang bagus saya jual 105 ribu rupiah per kilonya," tambahnya.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Tidak hanya daging sapi, harga daging ayam juga mengalami kenaikan. Sebelumnya harga daging ayam hanya Rp.28.000/Kg, kini harga daging ayam tembus Rp.33.000/Kg.
"naik 5 ribu mas, dari 28 ribu menjadi 33 ribu rupiah perkilonya," saut Muhammad Waqik, pedagang daging ayam.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Sementara, konsumen daging berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat agar kenaikan harga daging sapi dan ayam ini tidak berlanjut. (Mad/red)
Editor : Redaksi