Ikut Menaikkan Harga, Pedagang Daging Diprotes Konsumen

lumajangsatu.com

Lumajang(lumajangsatu.com)- Kenaikan harga daging dipasaran tak hanya berakibat pada penurunan omset pedagang daging, namun sejumlah pedagang daging ayam dan sapi di Pasar Induk Lumajang kerap diprotes konsumen lantaran kenaikan semakin tinggi.

"Bukan satu dua kali mas, tapi sudah beberapa kali ditanya kok harganya naik terus," ungkap Umi, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Induk Lumajang saat diwawancara lumajangsatu.com, Senin (25/01/16).

Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029

Jika sebelumnya harga daging sapi paling mahal hanya Rp.95.000/Kg, namun kini tembus Rp.105.000/Kg untuk kualitas bagus, sementara untuk kualitas sedang kini Rp.95.000/Kg dari harga sebelumnya yang hanya Rp.85.000/Kg.

"Saya sesuainya dengan harga kulakan saya mas biar gak rugi, Yang bagus saya jual 105 ribu rupiah per kilonya," tambahnya.

Baca juga: Charles Meikyansah Dorong Pelibatan Guru Ngaji dalam Menyukseskan Program Keluarga Berencana dan Pencegahan Stunting

Tidak hanya daging sapi, harga daging ayam juga mengalami kenaikan. Sebelumnya harga daging ayam hanya Rp.28.000/Kg, kini harga daging ayam tembus Rp.33.000/Kg.

"naik 5 ribu mas, dari 28 ribu menjadi 33 ribu rupiah perkilonya," saut Muhammad Waqik, pedagang daging ayam.

Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP

Sementara, konsumen daging berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat agar kenaikan harga daging sapi dan ayam ini tidak berlanjut. (Mad/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru