Lumajang(lumajangsatu.com) - Kesenian jaran kencak asal Lumajang terus populer di masyarakat Jawa Timur dan Indonesia. Apalagi, adanya protes kelompok masyarakat mengenai adanya patung jaran kencak di ALun-alun Kota Lumajang banyak yang mulai penasaran.
Selain itu, ada 3 patung jaran kencak di Pertigaan Jalan Propinsi Wonorejo Kecamatan Kedungjajang dinilai sangat tepat oleh pemerhati kebudayaan dan penikmatnya. "Kalau Lumajang konsisten melestarikan kesenian jaran kencak, insyallah Lumajang tak kalah dengan Ponorogo dan banyuwangi," ungkap Ismail, warga Kota Surabaya.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
Sementara, Sugeng dosen Universitas Bunda Mulia Jakarta mengatakan, Lumajang dalam sejumlah literatur sejarah memiliki kebudayaan yang sudah luar biasa. Apalagi ada sosok Arya Wiraraja yang membantu Raden Wijaya mendirikan Kerajaan Majapahit.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
"Kalau Lumajang ini dikupas, kebudayaannya akan dikenal dengan kebesaran sejarahnya," ungkap Dosen Fakultas Komunikasi itu.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Dia menilai kesenian jaran kencak adalah sebuah kesepakatan dari masyarakat dalam menyalurkan sebuah maha karya dengan menggunakan hewan kuda. Apalagi, kuda memiliki filosifi yang kuat dalam sebuah perang atau kegagahan. "Tak ada yang bisa dilakukan oleh Lumajang, bila mau mengenalkan kebudayaanya," jelasnya.(ls/red)
Editor : Redaksi