Lumajang(lumajangsatu.com) - Kesenian jaran kencak asal Lumajang terus populer di masyarakat Jawa Timur dan Indonesia. Apalagi, adanya protes kelompok masyarakat mengenai adanya patung jaran kencak di ALun-alun Kota Lumajang banyak yang mulai penasaran.
Selain itu, ada 3 patung jaran kencak di Pertigaan Jalan Propinsi Wonorejo Kecamatan Kedungjajang dinilai sangat tepat oleh pemerhati kebudayaan dan penikmatnya. "Kalau Lumajang konsisten melestarikan kesenian jaran kencak, insyallah Lumajang tak kalah dengan Ponorogo dan banyuwangi," ungkap Ismail, warga Kota Surabaya.
Baca juga: KKN STKIP PGRI Lumajang Ajak Warga Jatirejo Biasakan Hidup Bersih dan Sehat
Sementara, Sugeng dosen Universitas Bunda Mulia Jakarta mengatakan, Lumajang dalam sejumlah literatur sejarah memiliki kebudayaan yang sudah luar biasa. Apalagi ada sosok Arya Wiraraja yang membantu Raden Wijaya mendirikan Kerajaan Majapahit.
Baca juga: Kedungjajang Akan Kenalkan Sejarah Singo Wiguno, Patih Pertama Lumajang di Karnaval Kabupaten
"Kalau Lumajang ini dikupas, kebudayaannya akan dikenal dengan kebesaran sejarahnya," ungkap Dosen Fakultas Komunikasi itu.
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
Dia menilai kesenian jaran kencak adalah sebuah kesepakatan dari masyarakat dalam menyalurkan sebuah maha karya dengan menggunakan hewan kuda. Apalagi, kuda memiliki filosifi yang kuat dalam sebuah perang atau kegagahan. "Tak ada yang bisa dilakukan oleh Lumajang, bila mau mengenalkan kebudayaanya," jelasnya.(ls/red)
Editor : Redaksi