Lumajang(lumajangsatu.com)- Banjir luapan sungai cilik di Dusun Krajan Desa Darungan Yosowilangun Lumajang tak hanya merendam belasan rumah warga, diperkirakan 20 hektar lahan pertanian milik warga juga terancam gagal panen akibat direndam banjir sejak minggu kemarin (07/02).
"Kalau airnya tidak kunjung surut yang pasti gak jadi panen mas," ungkap Lamsari, salah satu petani padi saat ditanya lumajangsatu.com, Senin (08/02/16).
Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik
Bahkan, puluhan hektar tanaman padi yang masih berusia dua bulan berubah menjadi rawa, akibat direndam oleh air setinggi 50 sampai 90 centi meter.
Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader
"kira-kira dua puluh hektar lebih ini," ujar Suhariyono Kepala Dusun Krajan Desa Darungan saat ditanya sejumlah awak media.
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Pantau Perbaikan Jalan Ranubedali–Tegalsono dan Wonoayu–Wates Wetan
Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, jika banjir ini sudah setiap tahunnya melandan dusun tersebut, akibat tanggul sungai cilik tak mampu menampung debit air yang besar. (Mad/red)
Editor : Redaksi