Lumajang (lumajangsatu.com) - Pemkab Lumajang dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lumajang terus menyatakan perang pada narkoba. Jajaran Muspida, Muspika, SKPD dan TP PKK mengawali perang norkoba dengan pemasangan sticker STOP Narkoba.
"Kita harus perang dengan narkoba, karena narkoba akan merusak generasi bangsa," ujar As'at Malik Bupati Lumajang kepada lumajangsatu.com, Jum'at (19/02/2016).
Baca juga: MTs Miftahul Ulum 2 Serahkan Buku Karya Guru dan Siswa ke Kemenag Lumajang
Bupati juga prihatin dengan semakin banyaknya para anak muda yang mabuk-mabukan menggunakan miras oplosan dan obat batuk. Semua elemen masyarakat harus peduli karena pemuda adalah aset bangsa dan harus diselamatakan dari bahaya narkoba dan miras.
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Dorong Optimalisasi Wisata Selokambang, Genjot PAD dan Ekonomi Warga
"Saya juga prihatin banyak anak muda yang mabuk-mabukan menggunakan oplosan dan obat batuk, ini tugas kita bersama," paparnya.
Sementara itu, Tutuk Fajriatul Mustofiah ketua TP PKK Lumajang menyebut peredaran narkoba sudah masuk sekolah dan juga pedesaan. Semua elemen harus bersatu untuk melawan narkoba dan jika melihat yang mencurigakan segera laporkan kepada polisi atau perangkat desa.
Baca juga: KKN STKIP PGRI Lumajang Ajak Warga Jatirejo Biasakan Hidup Bersih dan Sehat
"Kami merasa prihatin dengan narkoba yang sudah masuk ke anak muda, kita harus mencari penangkalnya karena pemuda adalah aset bangsa," papar istri bupati Lumajang itu.(Adv/red)
Editor : Redaksi