Lumajang (lumajangsatu.com) - Akativis Lingkungan Laskar Hijau mengajak dunia pendidikan ikut peduli alam. Salah satunya bisa dilakukan dengan setiap sekolah ikut melakukan pembibitan secara swadaya dengan memanfaatkan biji buah-buahan.
Nantinya, jika bibit tersebut sudah tumbuh dan bisa ditanam, bisa disumbangkan untuk penghijauan. Bisa juga, para siswa melakukan penghiajuan sendiri untuk menjaga alam agar tetap seimbang.
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Bacakan Teks Proklamasi di Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
"Bisa kita bayangkan jika setiap siswa memiliki satu bibit atau setiap sekolah memiliki seribu bibit, akan ada satu juta bibit yang bisa dihasilkan," ujar A'ak Abdullah Al-Kudus, Koordinator Laskar Hijau, Jum'at (29/04/2016).
Baca juga: Kukuhkan 6 Bidang Kepengurusan, GP Ansor Lumajang Usung Visi Bergerak dan Berdampak
Apabila pembibiatan yang dilakukan secara swadaya oleh siswa bisa terealisai, maka akan menghemat anggaran pengadaan bibit di Dinas Kehutanan atau Dinas Lingkungan Hidup. Sebab, semua kebutuhan bibit untuk penghiajuan sudah tersedia di masing-masing sekolah.
"Kalau itu terealisasi, maka akan mengehmat anggran negara, karena Dinas Kehutan dan DLH tidak perlu lagi menganggarkan pembelian bibit," jelasnya.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Pengawasan TMMD ke-129, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Semenatara itu, As'at Malik Bupati Lumajang mengaku Lumajang sudah memiliki beberapa sekolah yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata. Pernghargaan adiwiayat diberikan kepada sekolah yang dianggap peduli dengan lingkungan. "Kita sudah punya sekolah adiwiyata," jelasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi