Semakin Kritis, Bupati Asat Ajak Warga Jaga Ranu Pane Agar Tak Jadi Ranu Wurung

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - As'at Malik, Bupati Lumajang mengajak semua warga desa menjaga Ranu Pene dari kepunahan. Saat ini, kondisi Ranu Pane sangat memprihatikan karena semakin mengecil akibat sampah dan sedimentasi dari pola pertanian masyarakat.

"Mari kita jaga Ranu Pane dari kepunahan, jangan sampai Ranu Pane menjadi Ranu Wurung karena hilang akibat tertimbun material tanah," ujar As'at Malik saat acara Sapu Gunung, Sabtu (30/04/2016).

Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa

Sedimentasi Ranu Pane ditimbulkan akibat pola pertanian warga sekitar. Akibatnya, saat musim hujan sampah dan juga tanah dari ladang warga masuk ke Ranu Pane bersama air hujan yang menyebabkan luasan ranu semakin menyempit dan dangkal.

Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi

"Jangan sampai bukitnya hilang dan ranunya juga hilang, karena akan menimbulkan bencana bagi warga. Kita juga berharap dana untuk pengembangan wisata dari pusat bisa dialokasikan untuk pengerukan Ranu Pane," jelasnya.

Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang

Acara sapu gunung di Ranu Pane dihadiri oleh ratusan para pecinta alam dan warga sekitar. Dirjen Kementrai Lingkungan Hidup dan Kementrian Pariwisata juga hadir. Acara sapu gunung adalah bentuk kampanye memebersihkan sampah untuk menuju Indonesia bebas sampah 2020.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru