Pronojiwo(lumajangsatu.com) - Penasaran dengan keindahan dari Air Terjun Tumpak Sewu di Desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo, wisatawan asal New Zealand rela jauh-jauh untuk datang. Dengan ditemani warga Indonesia asal Ngawi, Alex usai melihat pemadangan alam air terjun seperti di film Avatar kemudian menginap di Home stay warga.
"Datangnya agak sore, jadi dia mau menginap dulu dan akan melihat Tumpak Sewu pada pagi hari," ujar Fendi salah satu pramuwisata Tumpak Sewu.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Alex tak menyangka dengan air terjun yang langsung keluar dari sumber mata air. Karena, air terjun ada dialiran sungai pengunung, bukan langsung dari mata air.
"Dia sebenarnya mau mendaki Semeru, karena ramai dimemilih datang dulu ke Tumpak Sewu," jelasnya.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
Alex menginap di Home Stay Cak Dwi yang sebelumnya pernah ikut pelatihan kepariwisataan. Untuk semalam Home Stay dikenakan biaya untuk sewa kamar dan makan sebesar Rp. 75 ribu.
"Alhamdulilah, sekarang banyak wisatawan yang tanya soal Home Stay, karena Pronojiwo kaya dengan destinasi wisata alamnya," ungkap pria yang sebelumnya bekerja sebagai petani Salak itu.(ls/red)
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
Editor : Redaksi