Lumajang (lumajangsatu.com) - Peringati hari Bhayangkara ke-70, Reskrim Polres Lumajang gelar lomba tindakan pertama olah tempat kejadian perkara (TP-TKP). Lomba itu juga bertujuan meningkatkan kemampuan jajaran reksrim dalam mengungkap kasus yang terjadi.
"Lomba ini dalam rangka hari Bhayangkara ke-70 dan kita bertujuan untuk mengasah kemampuan jajaran reskrim di polsek-polsek dalam upaya mengungkap kejadian," ujar Ipda Sarjito, KBO Reskrim Polres Lumajang, Senin (23/05/2016).
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
TP-TKP sangat penting dilakukan untuk mencari kunci, guna mengungkap kasus-kasus yang terjadi. Prinsipnya, tidak ada kejahatan yang sempurna, sehingga dengan olah TKP yang baik akan didapat petunjuk untuk memburu para pelaku.
Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor
"Prinsipnya tidak ada kejahatan yang sempurna, jadi dengan olah TKP yang baik maka kemungkinan besar kunci untuk membuka kasus jadi terang sangat besar," jelasnya.
Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 54 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Sarjito menjelaskan, lomba TP-TKP tidak ada kaitannya dengan maraknya aksi pembunuhan di Lumajang. Kegiatan tersbut sudah dirancang jauh-jauh hari sebelum terjadinya pembunuhan di Penanggal, pembacokan anggota dewan, pembunuhan tekung dan sejumlah kejadian perampokan. "Ini tidak ada kaitannya dengan aksi kejahatan yang terjadi belakangan ini," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi