Lumajang (lumajangsatu.com) - Peringati hari Bhayangkara ke-70, Reskrim Polres Lumajang gelar lomba tindakan pertama olah tempat kejadian perkara (TP-TKP). Lomba itu juga bertujuan meningkatkan kemampuan jajaran reksrim dalam mengungkap kasus yang terjadi.
"Lomba ini dalam rangka hari Bhayangkara ke-70 dan kita bertujuan untuk mengasah kemampuan jajaran reskrim di polsek-polsek dalam upaya mengungkap kejadian," ujar Ipda Sarjito, KBO Reskrim Polres Lumajang, Senin (23/05/2016).
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
TP-TKP sangat penting dilakukan untuk mencari kunci, guna mengungkap kasus-kasus yang terjadi. Prinsipnya, tidak ada kejahatan yang sempurna, sehingga dengan olah TKP yang baik akan didapat petunjuk untuk memburu para pelaku.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
"Prinsipnya tidak ada kejahatan yang sempurna, jadi dengan olah TKP yang baik maka kemungkinan besar kunci untuk membuka kasus jadi terang sangat besar," jelasnya.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
Sarjito menjelaskan, lomba TP-TKP tidak ada kaitannya dengan maraknya aksi pembunuhan di Lumajang. Kegiatan tersbut sudah dirancang jauh-jauh hari sebelum terjadinya pembunuhan di Penanggal, pembacokan anggota dewan, pembunuhan tekung dan sejumlah kejadian perampokan. "Ini tidak ada kaitannya dengan aksi kejahatan yang terjadi belakangan ini," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi