Kebun Teh Gucialit Juga Jadi Jujukan Wisatawan Saat Libur Hari Raya

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Selama libur hari raya Idul Fitri 1437 H, kunjungan ke kebun teh Kertowono Gucialit Meningkat. Puncak kunjungan terjadi selama tiga hari, yakni hari Jum'at-Minggu.

"Puncak kunjungan terjadi hari Jum'at-Minggu mas, setelah itu pengunjungnya tidak begitu banyak," ujar Irawan, pemuda Gucialit yang tergabung di Gucialit Organisasi Wisata Alam (g'OWA), Jum'at (15/07/2016).

Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Bahkan, selama tiga hari vila-vila di wilayah pabrik teh penuh dengan pengunjung yang bermalam. Pengunjung banyak berasal dari warga Lumajang, namun sudah lama menetap diluar daerah dan saat pulang ke Lumajang menyempatkan untuk datang ke Gucialit.

Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader

"Kebanyakan warga asal Lumajang, namun sudah menetap lama di luar Lumajang seperti di Kalimantan dan lainnya," jelasnya.

Untuk anak muda yang ngecamp di puncak manggis saat hari raya tidak begitu ramai seperti hari biasanya. Warga yang menginap igin melihat kelap-kelip kota Lumajang dari puncak, matahari terbit dari balik gunung Lemongan, dan hamparan kebuh teh dengan latar belakang gunung Semeru.

Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Pantau Perbaikan Jalan Ranubedali–Tegalsono dan Wonoayu–Wates Wetan

"Kalau malam Lumajang terlihat berkelap-kelip dan pagi hari kita bisa melihat matahari terbit dari balik gunung Lemongan dan hamparan kebun teh yang menghijau," jelasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru