Lumajang(lumajangsatu.com) - Bupati Lumajang, As'at Malik mengaku terkejut dengan ditahanya, Kabag Ekonomi, Ninis Rindhawati oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam kasus dugaan korupsi ijin AMDAL tambang pasir PT. IMMS. Dirinya sudah memerintahkan Bagian Hukum mengajukan penangguhan penahanan.
"Tapi jika tak dikabulkan saya akan siap Pelaksana Tugas penganti Bu Ninis, agar roda pelayanan pemeritahan tetap jalan," terangnya Bupati.
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
Dia mengakui menghormati proses hukum yang menimpa pejabatnya itu oleh Kejati. Apalagi sesuai pemberitahuan Kejati ke Pemkab, membutuhkan waktu 20 hari ya untuk menggali informasi dari Ninis soal tambang pasir dengan ijin Amdalnya.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
"Saya sudah minta sekda untuk melakukan langkah-langkah di birokrasi," uagkapnya.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
Ditanya apakah Ninis akan dipecat ketika menjadi Tersangka, Bupati akan melihat dan memantau proses hukumnya. "Jika terbukti ya harus, tapi kita hormati proses hukumnya," terangnya. (Mad/ls/red)
Editor : Redaksi