Lumajang(lumajangsatu.com) - Bupati Lumajang, As'at Malik mengaku terkejut dengan ditahanya, Kabag Ekonomi, Ninis Rindhawati oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam kasus dugaan korupsi ijin AMDAL tambang pasir PT. IMMS. Dirinya sudah memerintahkan Bagian Hukum mengajukan penangguhan penahanan.
"Tapi jika tak dikabulkan saya akan siap Pelaksana Tugas penganti Bu Ninis, agar roda pelayanan pemeritahan tetap jalan," terangnya Bupati.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
Dia mengakui menghormati proses hukum yang menimpa pejabatnya itu oleh Kejati. Apalagi sesuai pemberitahuan Kejati ke Pemkab, membutuhkan waktu 20 hari ya untuk menggali informasi dari Ninis soal tambang pasir dengan ijin Amdalnya.
Baca juga: Dua Ambulan Panji Bangsa PKB Siap Layani Masyarakat Lumajang Secara Gratis
"Saya sudah minta sekda untuk melakukan langkah-langkah di birokrasi," uagkapnya.
Ditanya apakah Ninis akan dipecat ketika menjadi Tersangka, Bupati akan melihat dan memantau proses hukumnya. "Jika terbukti ya harus, tapi kita hormati proses hukumnya," terangnya. (Mad/ls/red)
Editor : Redaksi