Lumajang (lumajangsatu.com) - Selama dua hari warga Pasirian digegerkan dengan penemuan mayat. Pertama ditemukan mayat mengambang di bekas kubangan tambang pasir dan seorang kakek bernama Ba'i warga Selok Awar-awar ditemukan tewas di jalan Dusun Gaplek-Pasirian.
AKP Tinton Yuda Riambodo SIK, Kasatreskrim Polres Lumajang menyatakan bahwa dua mayat tersebut mati dengan wajar. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam dua mayat yang ditemukan oleh warga itu.
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
"Yang mati di kubangan itu orang gila, dan yang warga Selok karena menderita penyakit," ujar Tinton kepada lumajangsatu.com, Rabu (07/09/2016).
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
Seluruh korban juga sudah dikubukan dan dibawa pulang oleh keluarga. Sehingga bisa dipastikan bahwa tidak ada tindak kriminal dalam penemuan mayat tersbut.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Sudah dibawa pulang pihak kelurga dan sudah dikurkan juga," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi