Lumajang (lumajangsatu.com) - Seratus anak-anak warga Desa Ranu Pani Kecamatan Senduro ikut memeriahkan Festival Semeru dengan menari jaranan, Sabtu(26/12). Gerak lincah anak-anak Desa Tertinggi dipulau Jawa mampu memukau wisawatan.
Para penari jaranan cilik, mengaku senang bisa unjuk kebolehan dihadapan para pejabat pemerintah Lumajang. Karena, kesenian jaranan khas Suku Tengger dimainkan sangat rancak.
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
"Seneng mase iso melok neng Festival Tengger," jelas Sumi salah satu anak suku tengger.
Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting
"Iso ngeramenokno deso yo seneng," terang Santoso, anak tengger lainya.
Jumina salah satu orang tua penari cilik mengaku, dengan keterlibatan anaknya di Festival Semeru adalah sebuah kewajiban. Sehingga, anaknya akan ikut melestarikan budaya leluhurnnya.
"Seneng mas," ungkapnya.(ls/red)
Editor : Redaksi