Lumajang (lumajangsatu.com) - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang melakukan inovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Sekolah. Salah satunya dengan adanya "Guru Pioner".
Hal ini diharapan Guru yang ada disekolah bisa menjadi inovator pembelajaran dan mampu mencipttakan pembelajaran secara menarik dan memikat. Sehingga siswa merasa nyaman dan menyenangkan dalam mengikuti proses belajar mengajar.
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
"Guru Pioner inilah yang akan menjadi pengerak sekolah dan banyak siswa yang mau masuk ke lembaga pendidikan tersebut. Jadi Kurikumnya Local Genius" ungkapnya.
Lanjut dia, Guru Pioner ini sudah ada sekiitar 217 orang yang mengikuti pendidikan dan pelatihan. Nantinya, para guru ini akan menjadi motor sekolah. "Kemarin sudah kita diklat," paparnya.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
Untuk Kurikulum Guru Pioner ini disusun oleh Guru itu sendiri, Komite Sekolah, Wali Murid dan Peserta didik sendiri. Bahkan, pada saat Diklat 217 Guru yang menjadi materi dari Komite Sekolah, Wali Muri dan Peserta didik.
"Guru Pioner ini lahir, karena sang Guru tersebut mampu diterima oleh masyarakat sekolah yakni, Komite, Wali Murid dan Peserta didik," paparnya.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
Sementara BKD bertujuan untuk pemerataan kemampuan guru dan bisa meningkat jumlah peserta didik di lembaga pendidikannya.(ls/red)
Editor : Redaksi