Sidak Alun-alun 6,4 M, Komisi B DPRD Disuguhi Paving Jebol dan Cat Mengelupas

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Komisi B DPRD Lumajang akhirnya melihat hasil pembangunan alun-alun 6,4 milyar rupiah. Komisi B melihat pembangunan sudah tuntas 100 persen, namun hanya ada keterlambatan penkerjaan dari dokumen kontrak.

"Pengerjaan sudah tuntas 100 persen, memang ada keterlambatan pekerjaan dari dokumen kontrak yang sudah disepakati," ujar Solikin, Ketua Komisi B DPRD Lumajang, Senin (16/01/2017).

Baca juga: Komisi C DPRD Lumajang Evaluasi Pengelolaan Tiga Pasar Tradisional, Pastikan Retribusi Tertib dan PAD Optimal

Saat Komisi B melihat satu demi satu hasil pembanguan, hanya pekerjaan paving batu alam yang banyak jebol. Sejumlah cat juga sudah luntur serta mengelupas dan kaligrafi di depan masjid agung Anas Mahfudz bengkong karena terkena panas matahari.

Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Bacakan Teks Proklamasi di Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

"Memang pekerjaan paving batu alam yang kurang bagus dan kita minta pihak rekanan untuk segera memperbaikinya," terang politisi PDIP Lumajang itu.

Pihak rekanan kata Solikin sanggup melakukan perbaikan paving-paving batu alam yang jebol. Masa pemeliharaan 6 bulan harus dimaksimalkan melakukan perbaikan. Jika tidak dilakukan perbaikan, maka jaminan 5 persen tidak akan dicairkan oleh pemerintah.

Baca juga: Kukuhkan 6 Bidang Kepengurusan, GP Ansor Lumajang Usung Visi Bergerak dan Berdampak

"Ada masa pemeliharaan selama 6 bulan, jika tidak diperbaiki, maka dana jaminan 5 persen tidak akan dicairkan," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru