Lumajang (lumajangsatu.com) - Jansen (4), warga Perumahan Tukum J-16 Kecamatan Tekung jatuh dipenggorengan yang dipenuhi minyak panas 4 bulan lalu. Setelah dirawat di RSI Lumajang selama satu bulan, pihak keluarga tidak mampu membiayai sehingga dilakukan rawat jalan.
Kondisi Jansen semakin memburuk, karena kulitnya melepuh dibagian kepala dan lengannnya. Suara Jensen semakin mengecil karena hampir setiap hari menangis menahan sakit kulitnya melepuh seperti daging digoreng.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
"Kami tidak tega mas, suara tangisannya membuat hati kami seperti tersayat, hingga tidak bisa menangis karena suaranya habis," ujar Umi, salah seoarag tetangga Jansen, Kamis (19/01/2017).
Kejadian itu bermula saat Jansen ikut neneknya membantu hajatan di rumah saudaranya di wilayah Klojen. Saat itulah, Jansen masuk ke dapur dan terpeleset dan masuk penggorengan donat yang penuh dengan minyak panas.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
Warga yang melihat langsung menolong korban dengan mengangkat Jansen dari penggorengan. Namun, karena panas akhirnya tubuh Jansen jatuh lagi ke penggorengan panas tersebut.
"Jansen jatuh ke penggorengan yang ada minyak panasnya, ada yang menolong, tapi karena panas akhirnya tubuh Jansen jatuh lagi ke penggorengan itu mas," paparnya.
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
As'at malik, Bupati Lumajang saat mendengar laporan dari warga langsung datang dan memebrikan bantuan. Jansen akan dirawat di RSUD Dr. Haryoto, untuk persiapan operasi di Surabaya setelah kondisi luka bakar Jansen membaik.
"Kita bantu pemulihan Jansen, akan dirawat di RSUD Dr. Haryoto dulu kemudian akan dilakukan operasi di Surabaya," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi