Lumajang (lumajangsatu.com) - Jelang Peringtan Hari Pers Nasional ke-32 tahun 2017, insan juranlis Lumajang menggelar Khotmil Qur'an. Kegiatan tersebut bertujuan mendo'akan Lumajang secara khusus dan Indonesia secara umum agar dihindarkan dari segela bentuk marabahaya dan perpecahan.
"Kita gelar Khotmil Qur'an di HPN 2017 ini, untuk medo'akan bangsa ini dan kita selaku insan jurnalis agar dihindarkan dari marabahaya dan juga semoga tetap konsisten memberikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Arif Ulinnuha, Ketua Forum Komunikasi Wartawan Lumajang, Rabu (08/02/2017).
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
Tantangan insan jurnalis saat ini adalah keterbukaan informasi dan pola komunikasi dari fertikal ke horizontal. Dimana, masyarakat saat ini dengan mudah mengakses informasi dengan cepat dan mudah tanpa dibatasi waktu lagi.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
"Saat ini masyarakat dengan mudah mendapatkan informasi dengan cepat dan mudah melalui media sosial," terang wartawan JTV itu.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
Oleh sebab itu, para pewarta harus terus menyajikan informasi yang akurat dan benar. Jurnalis dalam melakukan tugasnya dilindungi undang-undang, sehingga harus benar-benar berimbang dalam menyajikan berita.(Yd/red)
Editor : Redaksi