Lumajang (lumajangsatu.com) - Gara-gara salah faham dan cekcok, dua warga Kunir Kidul berkelahi alias carok di tengah jalan. Korban yang mengalami luka bacok langsung dilarikan ke RSUD Haryoto dan Bhayangkara.
"Iyas mas, ada peristiwa perkelahian menggunakan senjata tajam di Kunir, akibat salah faham. Namun, hingga kini dari kedua belah pihak belum melapor ke polisi," ujar AKP Tinton Yuda Riambodo SIK, Kasatreskrim Polres Lumajang, Rabu (22/03/2017).
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
Saman (35) dan Heri (49) warga Dusun Drandanngan Desa Kunir Kidul masih bertetangga. Peristiwa carok bermula saat Heri hendak membuang kotoran sapi (celatong) dan berpapasan (bertabrakan) dengan Saman. Terjadi cekcok, sehingga keduanya saling bacok menggunakan senjata tajam alias Carok.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
Muniwah ibunya Heri yang mengetahui Carok mencoba untuk melerainya, namun juga tekena bacokan. Karena takut terjadi salah faham antar keluarga, warga yang terluka tidak dirawat di satu rumah sakit.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Muniwah dirawat di RSUD Haryoto dan Saman dirawat di RS Bhayangkara untuk menghindari kesalahfahaman antar kedua keluarga," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi