Lumajang (lumajangsatu.com) - Bupati Lumajang As'at Malik langsung melihat kondisi banjir genangan akibat air hujan di Desa Klakah Kecamatan Klakah. Didampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Muspika Bupati berbincang dengan warga yang rumahnya terendam air.
"Saya melihat dua rumah di desa Klakah dan 1 rumah di Mlewang yang kemasukan air, akibat luapan dari sungai," ujar As'at Malik, Bupati Lumajang, Rabu (22/03/2017).
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
Penyebab banjir karena sungai yang bersumber dari ranu Klakah tidak mampu menampung air hujan sehingga air meluap. Disamping itu, kondisi drainase tidak berfungsi dengan baik sehingga tidak bisa menyalurkan air hujan.
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
"Sejak 50 tahun lalu, baru tahun ini banjir sampai masuk kerumah warga. Ada drainase yang tidak berfungsi dengan baik," jelasnya.
Bupati juga meminta warga agar selalu bergotong-royong membersihkan selokan dari sampah. Warga juga harus sadar, bahwa selokan bukan tempat pembuangan sampah, karena akibatnya sangat fatal jika terjadi hujan deras.
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
"Got bukan tempat pembuangan sampah. Jangan nunggu banjir baru dibersihkan, namun harus rutin got disekitar rumah dibersihkan," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi