Lumajang (lumajangsatu.com) - Bupati Lumajang As'at Malik membuka acara Rawat, Ruwat Ranu Klakah. Sejumlah atraksi seperti penampilan kesenian tradisional juga meramaikan acara yang baru digelar pertama kali.
"Saya tadi sampaikan kepada warga agar menjaga kelestarian ranu dengan menjaga tumbuhan disekitarnya," ujar As'at Malik, Sabtu (20/05/2017).
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
Masyarakat tanpa harus dipandu oleh pemerintah harus melakukan penanaman pohon disekitar ranu. Ikan di ranu juga harus tetap dijaga dengan menjaga keberlanjutannya.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
"Tanpa harus di komando penghijauan terus dilakukan, benih ikan tebar di ranu tanpa harus diperintah," jelasnya.
A'ak Abdullah Al-Kudus Koordinator Laskar Hijau panitia rawat, ruwat ranu merupakan lanjutan dari acara Maulid Hijau. Dimana kegiatan tersebut digelar mulai tahun 2006. A'ak berharap masyarakat bisa ikut menjaga keberadaan ranu Klakah sehingga jadi sumber kehidupan.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Ini adalah lanjutan dari kegiatan Maulid Hijau dan kita berharap acara ini akan mendapatkan dukungan dari semua pihak. Ranu Klakah harus terus dijaga untuk kehidupan manusia," pangkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi