Libur Lebaran, Jembatan JLS Ramai Pengujung Nikmati Indahnya Alam Lumajang

lumajangsatu.com
Jembatah Lintas Selatan Selowangi ramai pengunjung saat libur lebaran

Lumajang (lumajangsatu.com) - Jembatan Selowangi di Jalan Lintas Selatan (JLS) menjadi alternatif warga saat liburan lebaran. Ratusan warga terlihat behenti dan mengabadikan kenidahan alam pesisir selatan dari atas jembatan yang berada di Desa Seloak Anyar Kecamatan Pasirian itu.

Bahkan, saking banyaknya warga yang berhenti dan kedaraan yang melintas, arus lalukintas ditengah jembatan macet. Puluhan pedagang kaki lika sepeeti es doger, cilot bakso, penjual kacang, makanan ringan dan mainan juga memenuhi jembatan Selowangi.

Baca juga: Lewat Pandangan Umum, Fraksi PDI Perjuangan Apresiasi Kinerja Sekaligus Beri Masukan Bupati Lumajang  

Sejumlah warga juga terlihat turun kedasar jembatan untuk menikmati seganya air sungai Mujur yang berasal dari kaki gunung Semeru. Warga yang datang ke jembatan Selowangi memang tidak lama, hanya sekitar 30 menit sampai 1 jam.

Saking banyaknya warga yang datang, kondisi jembatan tidak pernah sepi mulai pagi hingga sore hari. Baru setelah matahari mulai terbenam, pedagang kaki lima mulai pergi dan warga yang datang juga bubar.

"Penasaran saja mas, kerena jembatan ini sangat terkenal di media sosial, saat saya datang ke rumah saudara saya memyempatkan datang untuk berfoto disini," ujar Wahyu salah seorang warga Randuagung, Selasa (27/06/2017).

Baca juga: Harry Purwanto Ajak Siswa Baru SMPN 1 Lumajang Bijak Bermedia Sosial Saat MPLS

Hal senada juga disampaikan Khoirul warga Banyuwangi yang penasaran dengan jembatan Selowangi. Saat libur lebaran bersilaturrahim ke Malang, dirinya dan rombobongan memilih jalur selatan.

"Saya hanya ingin berfoto sambil istirhat mas, jadi mampir di jembatan ini. Saya tahunya dari berita di online dan media sosial tentang jembatan ini. Sangat indah sekali mas," jelasnya.

Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jembatan Selowangi menjadi fovorit bagi warga untuk dijunungi usai berlibur diobjek wisata pantai selatan. Seperi pantai Paseban, pantai Watu Pecak, patai Bambang dan pantai Dampar.

Karena memang bukan objek wisata resmi, tidak ada pengelola dan juga fasilitas umum. Kesadaran pengunjung yang rendag, membuat kondisi sekitar jenbatan kotor dari sampah plastik makanan yang dibuang sembarangan.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru