Lumajang (lumajangsatu.com) - Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lumajang terus melakukan konsolidasi hingga tingkat ranting. Ansor menguatkan majlis-majlis sholawat (Rijalul Ansor) untuk menangkal berkembangnya radikalisasi berkedok agama.
"Kita bersama NU terus menguatkan majlis-majlis sholawat dan tahlil di pelosok Lumajang untuk menangkal radikalisasi berkedok agama," ujar Fahrur Rozi, Ketua GP Ansor Kabupaten Lumajang, Rabu (02/08/2017).
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
Maraknya aksi teror saat ini harus menjadi tanggungjawab bersama demi keutuhan NKRI. Oleh sebab itu, Ansor mendukung terbentuknya Perpu Pembubaran Ormas yang tidak mengakui Pancasila sebagai idiologi bangsa.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
"Kita dukung pemerintah dalam pembubaran ormas yang tidak mengakui Pancasila sebagai idiolgi bangsa dan cenderung ingin NKRI hancur," jelas pria yang akrab disapa Gus Eros itu.
Ansor juga meminta masyarakat perhatian dengan kelompok-kelompok yang kemubgkinan berjejaring dengan teroris. Kelompok ini biasanya tertutup, tidak suka dengan adat lokal, sering bepegian lama atau jauh.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Jika ada yang kelompok yang mencurigakan warga kita himbau melapor kepada aparat. Kita tidak ingin ada ormas atau kelompok radikal," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi