#dirumahsaja #jagajarak #PHBS

Desa Krasak Kedungjajang Ditetapkan Physical Distanding Bukan Lockdown

Penulis : lumajangsatu.com -
Desa Krasak Kedungjajang Ditetapkan Physical Distanding Bukan Lockdown
Kadinkes Lumajang, dr Bayu Wibowo.

Lumajang - Mengenai santernya isu lockdown di Desa Krasak Kecamatan Kedungjajang, lantaran ada salah satu warganya terkonfirmasi positif dibantah oleh Gugu Tugas Pemkab Lumajang. Karena tidak ada pemberlakuan lockdown.

"Tidak ada lockdown disana," ungkap Juru Bicara Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Corona, dr Bayu Wibowo saat dihubungi lumajangsatu.com, Sabtu (28/3/2020).

Menurut dia, saat ini dilakukan Physical Distancing yakni mengajak masyarakat untuk jaga jarak saat berinteraksi. Sehingga tidak ada kontak fisik.

"Adanya penutupan oleh Tim Polri dan TNI untuk mengawasi keluar masuk warga Krasak, tidak ada lockdown," paparnya.

Adannya warga Kecamatan Kedungjajang positif Corona, tambah Bayu, dilakukan pengawasan dan pemantauan terhadap orang yang pernah kontak terdekat dan erat.

"Semua dikoordinasikan untuk antisipasi penyebaran," jelasnya.

Pemkab Lumajang mengajak masyarakat tetap dirumah saja, jaga jarah dan melakukan pola hidup bersih dan sehat.

"Paling utama, jaga kondisi tubuh dan pikiran tetap tenang," terangnya. (ls/red)

 

Editor : Redaksi

Sosialisasi Keputusan Kemenpan-RB

Komisi A DPRD Dukung Penerapan P3K Paruh Waktu di Pemkab Lumajang

Lumajang - Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja Non-ASN dengan menyelenggarakan sosialisasi Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KepmenPANRB) Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Kegiatan ini berlangsung dalam format talkshow di acara Jelita yang disiarkan oleh LPPL Radio Suara Lumajang pada Kamis (13/02/2025).