Akibat Hujan Deras

Dikepung 4 Sungai Jalan di Biting Lumajang Mulai Banjir

Penulis : lumajangsatu.com -
Dikepung 4 Sungai Jalan di Biting Lumajang Mulai Banjir
Polisi melakukan patroli di lokasi jalan yang mulai tergenang banjir luapan sungai di Biting

Sukodono - Intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan air sungai meluap hingga kepermukiman di Dusun Biting Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono. Namun kondisi saat ini sudah kondusif, masyarakat tenang karena tidak sampai ke halaman rumah hanya dijalan saja. Dusun Biting diapit dengan empat sungai yang bisa meluap jika hujan deras. Selasa (2/11/2021).

Kapolsek Sukodono AKP Edi mengatakan bahwa timnya beserta petugas gabungan sedang berada di lokasi, masyarakat sekitar juga tidak panik lantaran semua sudah terkondisikan. "Hujan sekarang sudah reda, semoga segera surut," kata Edi.

Tipikal banjir seperti ini akan surut dengan sendirinya begitu hujan selesai. Saat ini pihaknya bersama Tim BPBD bersiaga untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan debit air. "Semoga tidak hujan lagi malam ini," tutupnya.

Di Dusun Biting menjadi langganan banjir setiap kali musim penghujan. Daerah yang diapit empat sungai, ketika hujan desa membuat air sungai meluap dan tak jarang ke rumah-rumah warga.(Ind/yd/red)

Editor : Redaksi

Sosialisasi Keputusan Kemenpan-RB

Komisi A DPRD Dukung Penerapan P3K Paruh Waktu di Pemkab Lumajang

Lumajang - Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja Non-ASN dengan menyelenggarakan sosialisasi Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KepmenPANRB) Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Kegiatan ini berlangsung dalam format talkshow di acara Jelita yang disiarkan oleh LPPL Radio Suara Lumajang pada Kamis (13/02/2025).

Dindikbud

Tenaga Guru Honorer 718 di Lumajang Jalani Evaluasi

Lumajang - Sebanyak 718 tenaga honorer di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang telah menjalani tahap evaluasi dalam dua kategori, yaitu Non Database (tidak ikut tahap 1) sebanyak 223 orang dan Data Based (ikut tahap 2) sebanyak 495 orang. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan tenaga honorer sesuai dengan regulasi dan kebutuhan lembaga.