wisata
Bukit Ongakan Kediri, Pesona Alam Perbukitan dengan Panorama Menenangkan
Kediri — Bukit Ongakan yang berada di 48P4+6R9, kawasan hutan Desa Besowo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur 64293, menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menawarkan panorama perbukitan hijau dan suasana sejuk khas lereng pegunungan.
Lokasinya yang masih alami menjadikan Bukit Ongakan pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.
Dari puncak Bukit Ongakan, pengunjung dapat menikmati pemandangan hamparan hutan, perbukitan, serta lanskap alam Kediri dari ketinggian.
Udara yang segar dan suasana tenang membuat tempat ini cocok untuk bersantai, berfoto, maupun menikmati matahari terbit dan terbenam. Keindahan alam yang ditawarkan kerap menjadi daya tarik bagi para pencinta fotografi dan wisata alam.
Untuk berkunjung ke Bukit Ongakan, wisatawan umumnya dikenakan tiket masuk berkisar Rp5.000–Rp10.000 per orang sebagai kontribusi pengelolaan dan kebersihan kawasan.
Sementara itu, biaya parkir terbilang ramah di kantong, sekitar Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.
Jam operasional Bukit Ongakan biasanya setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Waktu pagi dan sore hari menjadi favorit pengunjung karena cuaca lebih sejuk dan pencahayaan alami sangat mendukung untuk menikmati panorama serta mengabadikan momen.
Fasilitas di kawasan wisata ini masih sederhana namun memadai, seperti area parkir, beberapa tempat duduk, dan spot foto alami.
Akses menuju lokasi cukup menantang karena melewati jalur perbukitan, sehingga wisatawan disarankan menggunakan kendaraan yang prima serta tetap berhati-hati saat perjalanan.
Tujuan wisatawan datang ke Bukit Ongakan antara lain untuk menikmati keindahan alam, berburu foto lanskap, melepas penat, hingga kegiatan ringan seperti trekking dan rekreasi alam.
Dengan pesona alam yang asri dan suasana tenang, Bukit Ongakan Kediri menjadi alternatif wisata alam yang layak dikunjungi bagi pencinta ketenangan dan keindahan perbukitan.(yov/red)
"Artikel ini ditulis oleh Muhammad Yova Athobarani (Pelajar PPL SMKN 1 LUMAJANG)
Editor : Redaksi