wisata
Gunung Kelud, Ikon Wisata Alam dan Edukasi Vulkanologi di Kabupaten Blitar
Blitar — Gunung Kelud yang berada di kawasan Ringinrejo, Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, masih menjadi salah satu destinasi wisata alam unggulan yang menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.
Gunung api aktif ini menawarkan keindahan panorama alam pegunungan sekaligus nilai edukasi tentang aktivitas vulkanologi yang khas.
Daya tarik utama Gunung Kelud terletak pada kawasan puncaknya yang dapat diakses hingga area kawah. Wisatawan dapat menikmati pemandangan kawah, terowongan ampera, jalur pendakian ringan, serta lanskap perbukitan hijau yang mengelilingi kawasan gunung.
Udara sejuk dan suasana alam yang megah membuat Gunung Kelud cocok sebagai tempat wisata alam maupun rekreasi keluarga.
Untuk masuk ke kawasan wisata Gunung Kelud, pengunjung dikenakan tiket masuk berkisar Rp10.000–Rp15.000 per orang.
Sementara itu, biaya parkir kendaraan umumnya Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil, tergantung hari kunjungan dan kebijakan pengelola setempat.
Jam operasional wisata Gunung Kelud biasanya setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Pengunjung disarankan datang pada pagi hingga siang hari untuk menikmati pemandangan dengan cuaca yang relatif cerah serta kondisi jalur yang lebih aman.
Selain panorama alam, kawasan Gunung Kelud juga dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang seperti area parkir luas, warung makan, toilet, serta jalur pejalan kaki menuju titik-titik pandang.
Akses jalan menuju kawasan wisata tergolong baik dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Tujuan wisatawan berkunjung ke Gunung Kelud beragam, mulai dari menikmati keindahan alam pegunungan, wisata edukasi kebencanaan, berfoto dengan latar kawah dan lanskap gunung, hingga melepas penat dari rutinitas sehari-hari.
Dengan keunikan alam dan nilai sejarah geologinya, Gunung Kelud tetap menjadi magnet wisata yang penting bagi Kabupaten Blitar dan sekitarnya.(yov/red)
"Artikel ini ditulis oleh Muhammad Yova Athobarani (Pelajar PPL SMKN 1 LUMAJANG)
Editor : Redaksi