Keamanan

Polisi Turun Gunung di Tumpak Sewu, Pungli Jadi Target Pengawasan Ketat

avatar Indana Zulfa
  • URL berhasil dicopy
Polisi berjaga dikawasan wisata
Polisi berjaga dikawasan wisata

Lumajang — Di tengah derasnya arus wisatawan menuju Air Terjun Tumpak Sewu, aparat kepolisian turun langsung ke jalur ekstrem dasar Sungai Glidik II. Langkah ini bukan tanpa alasan potensi praktik pungutan liar (pungli) menjadi perhatian serius yang kini diawasi ketat.

 

Personel Polsek Pronojiwo tampak bersiaga di titik-titik akses menuju air terjun yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Lumajang itu. Pengamanan sekaligus pendampingan dilakukan bersama pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk memastikan aktivitas wisata berjalan sesuai aturan.

 

Kapolsek Pronojiwo, AKP Soegeng Susanto, menegaskan bahwa kehadiran aparat di lokasi bukan sekadar pengamanan rutin, melainkan bentuk respons atas keresahan wisatawan terkait dugaan pungli di jalur menuju lokasi.

 

“Kami pastikan tidak ada praktik pungli, khususnya di jalur dasar Sungai Glidik II. Pengawasan ini akan terus kami lakukan secara berkala,” ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan bahwa segala bentuk pungutan di luar ketentuan resmi tidak akan ditoleransi. Penindakan tegas, kata dia, siap dilakukan jika ditemukan pelanggaran di lapangan.

 

Di balik pengawasan tersebut, tersirat upaya membangun tata kelola wisata yang bersih dan profesional. Sinergi antara aparat, pengelola, dan masyarakat menjadi kunci untuk menjaga reputasi destinasi yang kian populer di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara.

 

Dengan pengamanan yang diperketat, wisatawan diharapkan dapat menikmati pesona Tumpak Sewu tanpa gangguan tanpa biaya siluman, tanpa rasa was-was (Red).