Jogo Aman

Patroli Dini Hari Digencarkan, Polisi Sikat Jalur Rawan di Lumajang

avatar Indana Zulfa
  • URL berhasil dicopy
Polsek kota ketika melakukan patroli dimalam hari
Polsek kota ketika melakukan patroli dimalam hari

Lumajang – Situasi mencekam dini hari tak menyurutkan langkah aparat. Jajaran Polsek Lumajang Kota menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyisir sejumlah jalur rawan kriminalitas, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

 

Fokus patroli diarahkan ke sepanjang Jalan Kapuas hingga kawasan Jalan Lintas Timur (JLT), tepatnya di Simpang Empat JLT, Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan Lumajang—wilayah yang dikenal tetap hidup meski memasuki jam-jam rawan.

 

Petugas tampak siaga melakukan pemantauan intensif, memeriksa kendaraan yang melintas, serta menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Kehadiran polisi di titik-titik strategis ini menjadi sinyal kuat pengetatan pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan.

 

Kapolsek Lumajang Kota, Iptu Edi Kuswanto, menegaskan bahwa KRYD merupakan langkah preventif untuk menekan kejahatan 4C—mulai dari curanmor, curat, curas hingga pencurian hewan.

 

“Ini bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu mencegah niat dan peluang kejahatan, khususnya pada jam-jam rawan,” ujarnya.

 

Dalam operasi tersebut, pemeriksaan kendaraan dilakukan secara humanis namun tegas. Polisi memastikan kelengkapan dokumen sekaligus mengantisipasi penggunaan kendaraan sebagai sarana kejahatan.

 

Tak hanya itu, pendekatan dialogis juga dilakukan. Warga yang ditemui di lapangan diajak berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta diminta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

 

Menurut Kapolsek, keamanan bukan semata tanggung jawab aparat. Sinergi antara polisi dan masyarakat menjadi kunci utama menjaga kondusivitas wilayah.

 

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Dengan komunikasi yang baik, potensi gangguan bisa dicegah sejak dini,” tegasnya.

 

Polisi juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, seperti menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan dan menghindari situasi yang berpotensi memicu tindak kriminal.

 

Ke depan, patroli serupa dipastikan akan terus ditingkatkan, terutama di titik-titik yang telah dipetakan sebagai wilayah rawan.

 

Langkah preventif ini menjadi strategi utama menutup celah kejahatan sebelum terjadi, sekaligus memastikan Lumajang tetap aman, bahkan di saat sebagian besar warganya terlelap (Red).