Yogyakarta

Belajar dari Daerah Terbaik, Lumajang Perkuat Inovasi Pelayanan Publik

avatar Indana Zulfa
  • URL berhasil dicopy
Kegiatan tersebut menjadi ajang berbagi inovasi dan praktik terbaik untuk memperkuat kualitas pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan di daerah.
Kegiatan tersebut menjadi ajang berbagi inovasi dan praktik terbaik untuk memperkuat kualitas pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan di daerah.

Yogyakarta– Di tengah tuntutan masyarakat yang menginginkan pelayanan publik semakin cepat, mudah, dan transparan, inovasi menjadi kunci utama bagi pemerintah daerah untuk tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan zaman. Tidak cukup hanya menjalankan program secara rutin, pemerintah dituntut terus beradaptasi, belajar, dan menghadirkan terobosan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

 

Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa-Bali yang dihadiri Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, di Ballroom Keraton Lantai 2 Marriott Hotel Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).

 

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri itu tidak hanya menjadi ajang pemberian penghargaan bagi daerah berprestasi, tetapi juga menjadi forum strategis untuk berbagi pengalaman, inovasi, dan praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan, pembangunan daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

 

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa forum semacam ini memiliki nilai penting bagi pemerintah daerah untuk terus memperkaya wawasan dan memperkuat kapasitas dalam menghadirkan pelayanan yang lebih berkualitas.

 

> “Penghargaan ini bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bersama. Pemerintah daerah dituntut terus berinovasi dan menghadirkan pelayanan yang semakin baik agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

 

Menurutnya, tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, pemerintah daerah tidak cukup hanya menjalankan program yang telah ada, melainkan harus mampu menghadirkan solusi yang lebih efektif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menilai forum tersebut menjadi sarana strategis untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antardaerah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

 

Ia mengatakan, keberhasilan sebuah daerah sering kali lahir dari kemauan untuk terus belajar, berinovasi, dan mengadaptasi berbagai praktik baik yang terbukti berhasil diterapkan di daerah lain.

 

 “Berbagai praktik baik yang ditampilkan dalam forum ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas program pembangunan, serta tata kelola pemerintahan yang akuntabel,” katanya.

 

Agus menambahkan, ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik terus meningkat. Masyarakat kini menginginkan layanan yang cepat, mudah diakses, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan mereka. Kondisi tersebut menjadikan inovasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus terus dikembangkan.

 

Melalui keikutsertaan dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen memperkuat budaya belajar dan inovasi di lingkungan birokrasi agar setiap program pembangunan yang dijalankan semakin efektif, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

 

Dengan semangat pembelajaran berkelanjutan dan kolaborasi antardaerah, Kabupaten Lumajang terus mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan publik guna meningkatkan daya saing daerah, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat (Red).